Madrasah Tsanawiyah Negeri 4 Flores Timur Lebih Baik, Lebih Baik Madrasah Tsanawiyah Negeri 4 Flores Timur

Jumat, 20 November 2015

KTI Badarudin Syukur

LINGKUNGAN SEBAGAI MEDIA ALAMI DALAM PEMBELAJARAN IPA BIOLOGI DI MTs NEGERI WITIHAMA

Oleh


Pendidikan adalah suatu hal yang penting dalam kehidupan manusia. Dunia pendidikan mengalami perubahan dari tahun ke tahun. Perubahan tersebut terjadi sangat cepat sehingga memacu sekolah untuk menerapkan pola dinamis dalam pembelajaran. Pembelajaran adalah salah satuaspekdari kegiatan manusia secara kompleks yang tidak sepenuhnya bisa dijelaskan atau dijabarkan. Secara lebih simpel, pembelajaran merupakan produk darii nteraksi yang berkelanjutan antara pengembangan dan pengalaman. Secara umum, pembelajaran ialah usaha yang dilakukan secara sadar yang dilakukan seorang pendidik untuk membelajarkan peserta didiknya dengan memberikan arahan sesuai dengan sumber-sumber belajar lainnya untuk mencapai sebuah tujuan yang diinginkan.
Salah satu upaya yang dilakukan oleh guru dalam mewujudkan pola pendidikan yang dinamis yaitu dengan cara memanfaatkan perkembangan media dalam kegiatan belajar mengajar. Pemanfaatan media dapat mendukung berlangsungnya proses kegiatan belajar mengajar yang interaktif antara siswa dan guru, salah satu media adalah menggunakan lingkungan alam sebagai media. Dengan belajar pada alam siswa dapat mengetahui kejadian atau peristiwa yang terjadi atau berlangsung tanpa keterlibatan manusia secara disengaja tapi semata mata terjadi karena peristiwa alam.
Menurut Zainuddin dan Pamungkas (2008) media adalah segala sesuatu  yang  dapat dipergunakan untuk menyalurkan pesan dan dapat merangsang pikiran, dapat  membangkitkan semangat, perhatian dan kemauan siswa sehingga dapat mendorong terjadinya proses pembelajaran pada diri siswa. Sementara itu pembelajaran adalah sebuah  proses komunikasi antara pembelajar, pengajar dan bahan ajar. Komunikasi tidak akan  berjalan  tanpa  bantuan sarana  penyampai  pesan  atau  media.  Untuk menyampaikan pesan pembelajaran dari guru kepada siswa, biasanya guru menggunakan alat bantu mengajar berupa gambar, model, atau alat-alat  lain  yang  memberikan pengalaman konkrit, serta motivasi belajar. Alat bantu atau benda yang digunakan dalam  kegiatan belajar mengajar dengan maksud untuk menyampaikan pesan (informasi) pembelajaran dari sumber (guru) kepada penerima pesan peserta didik. Dalam proses belajar mengajar kehadiran media mempunyai arti yang cukup penting. Karena dalam kegiatan tersebut ketidakjelasan bahan yang disampaikan dapat dibantu dengan menghadirkan media sebagai perantara.
Biologi sebagai ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang makhluk hidup, diperoleh melalui proses  penyelidikan/ penelitian dengan menggunakan metode ilmiah. Metode ilmiah merupakan langkah-langkah yang digunakan dalam mengumpulkan informasi untuk menyelesaikan masalah, yang meliputi : 1) kemampuan menemukan masalah, 2) mencari alternatif pemecahan masalah, 3) membuat hipotesis, 4) merancang penelitian atau percobaan, 5) mengontrol variabel, 6) melakukan pengukuran, 7) mengorganisasi dan memaknakan data, 8) membuat kesimpulan, 9) mengkomunikasikan hasil penelitian atau percobaan baik secara lisan maupun tertulis (Anonim, 2003).
Oleh karena itu, dalam pembelajaran biologi perlu diterapkan metode ilmiah sehingga siswa akan mempunyai sikap ilmiah dalam bidang biologi. Selain itu, menurut Saptono (2003) dalam mengembangkan pembelajaran biologi guru seharusnya menyadari bahwa biologi bukan hanya kumpulan fakta ataupun konsep, karena dalam biologi juga terdapat kumpulan proses dan nilai yang dapat diaplikasikan serta dikembangkan dalam kehidupan nyata. Salah satu kegiatan yang menerapkan metode ilmiah dalam pembelajaran biologi adalah dengan melaksanakan kegiatan praktikum pada lingkungan atau dengan kata lain alam adalah media yang alami.
Melalui kegiatan praktikum siswa akan melakukan kerja ilmiah sehingga dapat mengembangkan kemampuan menemukan masalah, mencari alternatif pemecahan masalah, membuat hipotesis, merancang penelitian atau percobaan, melakukan pengukuran, mengorganisasi dan memaknakan data, membuat kesimpulan, dan mengkomunikasikan hasil penelitian atau percobaan baik secara lisan maupun tertulis. Dalam pembelajaran biologi pemanfaatan alam sebagai  media atau kegiatan praktikum merupakan bagian dari proses belajar mengajar. Amien (1987) juga mengemukakan bahwa kegiatan praktikum pada alam merupakan salah satu kegiatan yang sangat berperanan dalam menunjang keberhasilan proses belajar mengajar. Dengan praktikum, maka siswa akan dapat mempelajari pengamatan langsung terhadap gejala-gejala maupun proses-prosesnya, dapat melatih keterampilan berfikir ilmiah, dapat menanamkan dan mengembangkan sikap ilmiah, dapat menemukan dan memecahkan berbagai masalah baru melalui metode ilmiah, dan lain sebagainya.

Dari sisi lain pembelajaran langsung pada alam dapat membekali peserta didik dengan pengetahuan sosial yang berguna dalam kehidupannya kelak di masyarakat. Selain itu membekali peserta didik dalam pemecahan masalah sosial yang terjadi dalam kehidupan di masyarakat terutama berkaitan dengan alam, serta membekali peserta didik dengan kesadaran, sikap mental yang positif dan keterampilan terhadap pemanfaatan lingkungan hidup yang menjadi bagian dari kehidupan dan memberikan penyadaran kepada siswa agar selalu memilahara lingkungan dengan baik sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha kuasa dan maha pencipta alam dan segala isinya. 
Comments
0 Comments

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Cari Blog Ini

News Populer

Wikipedia

Hasil penelusuran

=">