Madrasah Tsanawiyah Negeri 4 Flores Timur Lebih Baik, Lebih Baik Madrasah Tsanawiyah Negeri 4 Flores Timur

Minggu, 21 Agustus 2016

Saksi-Saksi Syah

Saksi-Saksi : Syah......!!!

MTsNWitihama. Senin (22/08/2016), Bertempat di aula mini MTsN Witihama pada sabtu (20/08/2016) dan disaksikan oleh Kepala MTsN Witihama dan segenap hadirin yang terdiri dari 95 orangtua murid bersama anak anak penerima manfaat Program Bantuan Siswa Miskin (BSM) / Program Indonesia Pintar dan Bantuan Transportasi Siswa Non Penerima Manfaat BSM serta dewan guru dan staf TU MTsN Witihama. Komite dan Madrasah melakukan akad dan serah terima secara simbolis.

Syah, suara yang pecah di dalam aula sesaat prosesi serah terima secara simbolis itu dialngsungkan. BAST, Berita Acara Serah Terima dengan nomor B-327/MTs.20.13/PP.00.5/08/2016 tertanggal 19 Agustus 2016 menjadi simbol serah terima beberapa objek yang dilakukan antara representasi komite MTsN Witihama dan representasi managemen internal MTsN Witihama.

Komite madrasah melalui ketuanya bapak Jamil Demon Sesa, A.Ma.Pd dan ibu Indri ArianiIna Daen, S.Si selaku Wakamad Sarpras MTsN Witihama menjadi duta MTsN Witihama dalam momen serah terima seperangkat meubelair dari komite ke MTsN Witihama. Sebanyak 24 buah kursi siswa, 12 buah meja siswa dan 8 buah kursi guru telah secara resmi diserahkan pihak komite MTsN Witihama kepada madrasah untuk digunakan dan dimanfaatkan dalam menunjang aktifitas belajar mengajar di madrasah

Momentum ini merupakan produk dari sebuah kesepakatan yang dibangun kedua belah pihak pada rapat akbar awal tahun ajaran 2016-2017 antara seluruh elemen civitas MTsN Witihama yang digelar pada bulan Juli lalu. Dan Dalam kurun waktu yang singkat atas support dan antusiasme orang tua wali, kesepakatan itu terlaksana baik dan lancar dengan menghasilkan output riil nya.

Secara historis berdasarkan data yang kami himpun dilapangan, MTsN Witihama sejak penegriannya pada tahun 2010 belum sama sekali memberlakukan pembayaran SPP bagi siswanya. Dan atas desakan kebutuhan madrasah, dimana terjadi kesenjangan antara jumlah siswa dan sarana prasarana yang tersedia maka lahir sebuah sinergisitas energi positif antara madrasah dan komite dalam menutup krang kesejangan tersebut. Hal ini pun diamini oleh HSP (Kepala MTsN Witihama) saat di konfirmasi di ruang kerjanya. (MSN)
Comments
0 Comments

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Cari Blog Ini

News Populer

Wikipedia

Hasil penelusuran

=">